Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Food and Beverages di Bursa Efek Indonesia
Kata Kunci:
food and beverages, kinerja keuangan, rasio keuangan, pertumbuhan laba, Bursa Efek Indonesia (BEI)Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2025. Kinerja keuangan diukur menggunakan rasio keuangan yang terdiri atas Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM), sedangkan pertumbuhan laba diukur berdasarkan perubahan laba bersih dari tahun sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan situs resmi perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi melalui uji regresi linier. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis melalui uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba perusahaan. Secara parsial, Return on Assets (ROA) dan Net Profit Margin (NPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, sedangkan Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Return on Equity (ROE) tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aset dan penjualan merupakan faktor utama yang mendorong pertumbuhan laba pada perusahaan subsektor makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia.